Agen Judi Bola Terbesar : Juara Trofeo Pacitan, Persinga Tebar Ancaman

Agen Judi Bola Terbesar : Juara Trofeo Pacitan, Persinga Tebar Ancaman

Agen Judi Bola Terbesar : Juara Trofeo Pacitan, Persinga Tebar Ancaman

Agen Judi Bola Terbesar : Juara Trofeo Pacitan, Persinga Tebar Ancaman

Agen Judi Bola Terbesar : Juara Trofeo Pacitan, Persinga Tebar Ancaman

Agen Judi Bola Terbesar , NGAWI – Persinga Ngawi makin yakin diri memandang pertandingan Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016. Konfidensi Persinga menanjak sesudah memboyong juara Trofeo Pacitan FC di Gelora Pacitan pada 8-10 April lantas.

Runner-up Piala Kemerdekaan 2015 ini membabat habis poin dari dua kompetisi di Pacitan. Pada Sabtu (9/4), Persinga berhasil membalas kekalahan dari Persik Kediri dengan kemenangan 2-1. Di pertandingan ke-2, mereka menekuk tuan tempat tinggal dengan score 2-0.

Pelatih Persinga Ngawi M Hasan bangga dengan pancapaian timnya serta mengharapkan selalu berlanjut ke pertandingan sesungguhnya. Terlebih kemenangan ganda di Pacitan didapat diluar kandang yang dapat memberi mental berlaga timnya.

” Kami tak ada permasalahan saat berlaga diluar kandang, itu jadi poin positif untuk Persinga. Waktu eksperimen lawan PSS Sleman, kami juga cuma kalah satu gol dari penalti menit akhir yang menyangsikan. Saya suka dengan kemauan tim ini, ” bahas M Hasan.

Baca Juga : Agen Judi Bola Terbesar : Rubuhkan WBA, City Teror Posisi Arsenal

Dia memberikan, sepanjang melakukan pertandingan eksperimen dianya senantiasa memohon pemain untuk tampak dengan cara optimal. Sebab, menurut dia, hasil positif di kompetisi ujicoba tetaplah bakal begitu bermanfaat untuk tim di sebagian segi.

” Jadi juara di Pacita menunjukkan kalau Persinga masihlah berjuang supaya dapat tetaplah kompetitif seperti di Piala Kemerdekaan lantas. Namun tetap harus kami mesti konsentrasi ke pertandingan karenanya maksud paling utama tim ini, ” lanjut Hasan.

Persinga Ngawi dengan julukan Laskar Alas Ketonggo yaitu tim Divisi Paling utama asal Jawa Timur yang tidak capek berlaga sebelumnya pertandingan di gelar. Bahkan juga saat tak ada turnamen yang diikuti mulai sejak Piala Kemerdekaan 2015, Ali Usman dkk tetaplah rajin mencari lawan tanding.